Senin, 31 Oktober 2016
Senin, Oktober 31, 2016
Unknown
No comments
Pelaksanaan Pertemuan Awal dan Validasi di kecamatan kemusu dilaksanakan diberbagai tempat, yaitu :
1. Balai Desa Genengsari, yang diundang dari desa : Genengsari, Kemusu, Kedungmulyo dan Wonoharjo.
2. Balai Desa Watugede, yang diundang dari desa : Watugede dan Kedungrejo.
3. Aula Kecamatan Kemusu, yang undang dari desa : Klewor, Sarimulyo dan Bawu.
4. Balai Desa Kendel, yang diundang dari desa : Kendel.
5. Balai Desa Guwo, yang diundang dari desa : Guwo, Lemahireng dan Kauman.
pelaksanaan pertemuan Awal dan Validasi gelombang 1 dilaksanakan pada tanggal 11 s/d 13 Oktober 2016 dengan jumlah calon KPM 316 orang. sedangkan untuk gelombang 2 dilaksanakan pada tanggal 21 s/d 31 Oktober 2016 dengan calon KPM 548 orang.
Related Posts:
BOYOLALI TERIMA PKH Award tahun 2015 BOYOLALI – Pemkab Boyolali kembali memperoleh penghargaan. Kali ini dari Kementerian Sosial (Kemensos) yakni Program Keluarga Harapan (PKH) Award. Bidang Sosial, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertr… Read More
PELAKSANAAN PERTEMUAN AWAL DAN VALIDASI DI KECAMATAN KEMUSU TAHUN 2016 GEL 1 DAN 2 Pelaksanaan Pertemuan Awal dan Validasi di kecamatan kemusu dilaksanakan diberbagai tempat, yaitu : 1. Balai Desa Genengsari, yang diundang dari desa : Genengsari, Kemusu, Kedungmulyo dan Wonoharjo. 2. Balai Desa Watugede,… Read More
PELAKSANAAN PENCAIRAN TAHAP III TAHUN 2016 DENGAN CARA NON TUNAI Pendamping PKH Kecamatan Kemusu berfoto dengan Tim dari BNI 46 setelah selesai pencairan. Sebanyak 1486 KPM di Kecamatan Kemusu telah menerima Kartu ATM, guna untuk pencairan bantuan PKH. Pelaksanaan Pencairan selama tiga … Read More
PELAKSANAAN VALIDASI PROGRAM PKH Proses Validasi Awal PKH Proses validasi bertujuan untuk mengecek keabsahan data atau informasi calon peserta PKH sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dalam pedoman umum disebutkan bahwa tahapan proses validasi, me… Read More
PESERTA PKH AKAN MENDAPATKAN KARTU ATM Beragam kebijakan Pemerintah untuk pengentasan kemiskinan masing-masing memakai kartu sebagai penanda penerima bantuan. Dari situ, tak sengaja muncul bahan selorohan, yaitu makin miskin seseorang maka dompetnya malah ma… Read More
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar